_Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1437 Hijriah_

_Asslamu 'alaikum_ Apa kabar ikhwan & akhwat semua...??? Kabar Baik kan ? Alhamdulillah.... Sahabat ingin karya & tulisannya ditampilkan di situs HTN Online ini ???, Silahkan kirim karya asli sahabat ke email: mustopakamalbatubara@gmail.com atau kirim ke facebook: Mustopa Kamal Btr. Setelah sahabat kirim, silahkan konfirmasi ke 0877 6751 7060. Ditunggu ya...!!!! _AKU MAHASISWA_ _ AKU BERKARYA_ _AKU ADA_
Tampilkan postingan dengan label Jinayah Siyasah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jinayah Siyasah. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 November 2015

Ada Yang Salah Saat Mahasiswa HTN Baca Doa di FSH Expressi ??? Berita: Parno Melayu Sakai



Imam Azizi (Htns 1) sa'at membacakan do'a acara pembukaan Fsh Expresi.ada yg janggal dlm penyebutan nama jurusan ketika imam sbgai pemimpin do'a.pembawa acara harusnya menyebut imam dri jurusan jinayah siyasah yg skrg sdh menjadi Htn siyasah terdengar seperti jenazah siyasah.

ketika dimintai keterangan ketua Hmj htn siyasah parno purwanto beliau mengatakan "mugkin pembawa acara gugup.tpi klau seandainya ini upaya mengejek dan cemoohan.maka saya sendiri yg langsung mengajarkan mereka bagaimana cara membaca dan mengeja yg baik dan benar.jurusan ini jati diri kita.jgn sekali kali merusak dan menyebut macam macam.saya sdh diskusi dgn sekjur nama kita sdh berubah menjadi Hukum tata negara siyasah.sesuai surat yg telah saya terima dri sekjur keluaran dirjen pendidikan Islam Ujar parno.

Rabu, 11 November 2015

Menang Penyisihan, Volly Ball Putra HMJ HTN Melaju ke Babak Berikutnya



Sore kemaren voly putra HTN siyasah Alhamdulillah menang dan akan melanjut ke babak selanjut nya...
Dan sore ini kpd sluruh mahasiswa warga HTN siyasah agar dpt menyaksiskan pertandingan sepak bola lapangan UIN suska HTNS vs AH ( hukum keluarga ) pukul 15.00 wib.

Minggu, 25 Oktober 2015

Film HTN “Sepucuk Surat untuk Rektor” Mau Tahu Gimana Jalan Ceritanya ?? Klik Disini...!!!



Skenario Film Pendek Fiktif Narative
“Sepucuk Surat untuk Rektor”
A Film by Mustopa Kamal Btr



Skenario
Mustopa Kamal Btr


Karakter Tokoh Film
Ali (Tokoh Utama): Baik, rajin & prihatin terhadap permasalahan kampus & HTN
Dayat (Teman akrab Ali): Suka membantu, agak berani, selalu membela Ali
Lian (Pemeran antagonis): Suka merendahkan Ali, sombong, egois
Chika (pacar Lian): Membela Ali, sering ribut dengan Lian
Rektor: Membaca surat Ali
Dosen: Memberi mata kuliah di lokal
Jurnalis UIN: Menyampaikan surat Ali

Sinopsis
Ali adalah seorang mahasiswa semester dua UIN Suska, Ia seorang yang sangat peka terhadap permasalahan dunia pendidikan dan kampus. Rasa bangganya terhadap UIN Suska memudar setelah ia melihat kekurangan dan fasilitas yang tidak memadai di kampusnya ini.
Suatu hari ada lomba menulis surat untuk rektor yang diadakan oleh media mahasiswa, Ali mengikuti acara itu dengan harapan rektor bisa mendengarkan keresahannya terhadap berbagai permasalahan kampus yang ia lihat. Akhirnya ia mendapat predikat juara satu. Rektor membaca suratnya dengan perasaan terharu. Akhirnya rektor memperbaiki fasislitas dan manajemen kampus UIN suska.

Skenario
Setting: (Ali berjalan menuju kampus)
Ali: Perkenalkan namaku Ali. Aku adalah anak kampung yang mempunyai sejuta mimpi. Aku hijrat ke kota bertuah ini dengan harapan bisa mendapatkan pendidikan yang layak agar kelak aku bisa meraih semua mimpi indahku itu.

Setting: (Di depan gerbang dan gedung rektor kampus UIN suska)
Ali: Inilah kampusku, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif kasim Riau atau yang lebih sering disingkat dengan UIN Suska. Kata Koran yang aku baca kampus nan megah dari luar ini merupakan salah satu kampus termegah di tanah pertiwi ini. Akupun bangga berdiri di kampus para pejuang ilmu ini.

Setting: (Melihat toilet rusak, ruangan gerah, bangku rusak)
Ali: Rasa banggaku itu perlahan memudar setelah melihat berbagai permasalahan kampus perjuangan ini. Aku ingin sekali mengaspirasikan suara mahasiswa khususnya mahasiswa Jurusan HTN ke pak rektor,  tapi aku tidak tahu harus bagaimana caranya. Hingga suatu hari….

Setting: (Di kelas dosen menjelaskan mata kuliah Ilmu Negara. Ali bertanya. Lian mencemeehkan)
Ali: Bu kenapa pendidikan di Negara kita ini jauh tertinggal dengan Negara-negara lain ?
Dosen: Pertanyaan yang bagus. Salah satu penyebabnya adalah karena kurangnya perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan kita
Lian: sok-sok-an bertanya, caper biar dikenal dosen (berbisik ke Ali)

Setting: (Pulang kuliah, keluar dari kelas menuju mading)
Dayat: Ali kita ke mading yuk
Ali: Ngapain Yat ?
Dayat: Lihat info aja, mana tau ada info baru

Setting: (Di mading)
Dayat: Coba liat ini Li, ada lomba menulis surat untuk rektor
Ali: “Siapa yang ngadain ?”
Dayat: “Organisasi media mahasiswa. Kamu ikutan ya ?”
Ali: “Hmmm… lihat-lihat nanti ajalah An”
Dayat: “Kamu kan sedang prihatin dengan dunia pendidikan di kampus kita, tema itu kan bisa kamu angkat. Terus kalau nanti menang kan lumayan, bisa traktir kita-kita hehe…”
Ali: “Hmmm Lian modus aja ya, akhir-akhirnya minta traktir juga”
Lian: Prihatin masalah kampus atau pengen dapat hadiah karena gak ada uang ??? (Lian tiba-tiba menghampiri dari belakang)
Dayat: Rese banget sih lo Lian. Ngapain kalian ngikutan kami ?
Lian: Siapa juga yang ngikutin kalian. Idihh… kami cuma kebetulan lewat sini aja cemong. Benar kan teman-teman…???
Teman-teman Lian: Iya dong (serentak temannya menjawab)
Dayat: Dasar kalian ya. Kerjanya cuma nayari-nyari masalah terus..
Ali: Udah Yat, gak usah dibesar-besarkan
Lian: Apa kau cemong, sini kalau berani
Dayat: Bangsat….
Chika: Stop…!!! Lian kenapa sih cari masalah terus, masalah cinta kita aja masih luntang-lantung, ini nyari masalah lagi sama Ali dan Dayat. Kasihan kan mereka gak ada salah
Lian: Chik… sebenarnya kamu pacar Ali atau pacar aku ?
Chika: Pacar kamu.. emang kenapa ?
Lian: Jadi kenapa kamu belain mereka sih yayang ? bukan belain abang ?
Chika: Iya juga ya ?
Lian: Ya udahlah, kalau kamu lebih milih mereka. Jangan nyesal ya. Yok kita cabut aja teman-teman.
Teman-teman Lian: Ok Bos…
Chika: Yayang… tunggu aku…!!!

 Seting: (Di kos Ali menulis surat untuk rektor)

Pekanbaru, 28 Oktober 2015

Kepada yang Terhormat,
Bapak Rektor Kampus Perjuangan
Di Pekanbaru.

Assalamu ‘Alaikum Wr. Wb.
Sebelumnya ananda mendoakan semoga bapak senantiasa diberi Allah nikmat kesehatan dan kesempatan, agar bapak dapat menjalankan amanah sebagai pemimpin di kampus pejuang ilmu yang megah luar biasa ini.
Kugoreskan pena di kertas putih ini dengan perasaan berbunga-bunga karena dedaunan yang bergoyang dan mentari yang tersenyum jadi saksi bisu berdirinya aku di kampus perjuangan para mujahid ilmu ini, kampus yang kata koran yang aku baca merupakan kampus terbaik yang ada di bumi Lancang Kuning ini, aku pun tersenyum bangga bisa menjadi bagian dari kampus yang besar ini.
Pak rektor yang terhormat
Ketika aku baru pertama kali menginjakkan kaki di kampus nan megah ini aku sangat bahagia sekali. Aku sangat kagum melihat gedungnya yang menjulang tinggi dengan arsitektur modern yang di kolaborasikan dengan gaya khas melayu, taman-taman yang tertata rapi menambah kekagumanku terhadap kampus perjuangan ini.
Pak rektor yang mulia
Rasa kekagumanku yang yang dulu, perlahan-lahan pudar karena berbagai permasalahan kampus yang menggrogoti pikiranku di saat ini. Bapak, ini bukanlah cerita yang mengada-ada akan tetapi ini adalah realitas kampus kita.
Kami berkumpul di belakang gedung belajar ini beralaskan tanah beratapkan langit, kami berada di sini bukanlah untuk bersenda gurau atau sekedar istirahat, namun kami duduk di belakang kampus ini untuk belajar mata kuliah Ilmu Hukum dengan ibu Puspita, dosen yang pengertian dan memaklumi akan permasalahan kampus kita ini.  Pak, kami terpaksa di sini karena kesemrautan manajemen pembagian ruang belajar sehingga tidak ada lagi lokal yang tersisa untuk kami yang minoritas di hari Kamis ini. Kami hanya bisa merajut asa di atas ketidakpantasan. Pak rektor, ironis bukan ?
Pak rektor yang terhormat
Di saat ini juga kami tengah bergelut dengan desakan-desakan semester yang mulai menuai di jurusan Hukum Tata Negara. Ingatkah bapak bahwa kampus kita ini mempunyai kajian ilmu seperti ini ?. Saya yakin bapak adalah orang yang kuat ingatan. Apakah bapak tahu bahwa kami belajar di kampus ini bukanlah menengadahkan tangan kepada orangtua ?. Tidak jarang kami harus memeras keringat untuk mencari nafkah dan uang kuliah, karena orangtua kami di kampung hanyalah seorang buruh kehidupan. Terkadang air mata ini mengalir menganak sungai ketika melihat sarana dan pra-sarana kampus yang tidak sepadan dengan uang SPP yang harus kami bayar tiap semesternya.
Di samping itu, perasaan cemburu terkadang datang menghampiriku ketika memperhatikan bapak seakan tak melihat kami yang minoritas ini. Mahasiswa yang dari tahun ke tahun hanya disediakan untuk satu kelas saja. Kenapa kuota untuk mahasiswa baru setiap tahun tidak pernah ditambah di jurusan kami ini Pak ?. Hukum Tata Negara, bukankah jurusan ini sangat urgen pak rektor ?. Bukankah negeri ini butuh orang-orang yang ahli di bidang tata negara ?. Ya di jurusan kami inilah dipelajari tentang disiplin ilmu-ilmu itu. Sedih rasanya menyadari bapak hanya memperdulikan meraka saja, mahasiswa yang mayoritas.
Aku terkadang malu kepada diriku sendiri ketika melihat di gedung kampus kita ini terpampang spanduk besar bertuliskan menuju “Word Class University”. Apakah kampus seperti ini bisa menjadi universitas berkelas dunia ?. Kampus yang infokusnya tidak memadai, kursinya tidak terawat, toiletnya tidak terurus?.
Pak rektor yang mulia
Itulah segelintir problem yang menggrogoti pikiranku saat ini, semoga bapak dapat memberikan solusi dan pencerahan, terakhir terucap salam cinta dan doa dari seorang mahasiswa yang sedang berada di persimpangan hati, tentang harus bangga atau justru harus malu berdiri di atas kampus perjuangan yang tidak bersahabat ini. 
Terucap salam cinta dan doa pula dari Himpunan Mahasiswa Jurusan Hukum Tata Negara (HMJ HTN) yang sedang prihatin terhadap berbagai permasalahan kampus kita ini. Kami semua selalu berdoa agar bapak tetap dalam lindungan Allah dan diberikan kekuatan oleh-Nya, karena kami juga tahu bahwa mengurus kampus perjuangan yang besar ini tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Semoga bapak diberi umur panjang agar kelak bisa menjadikan kampus ini sebagai surga bagi para mahasiswanya.

Muhammad Ali
Mahasiswa Hukum Tata Negara

Setting: (Di lantai tiga keluar dari lokal menuju mading)
Ali: Yat hari ini pengumuman pemenang surat untuk rektor
Dayat: Benarkah ? kalau begitu yuk kita langsung ke mading
Ali: yuk Yat

Setting: (Di mading)
Dayat: Li, coba Liat ini nama kamu. Kamu dapat juara Satu.
Ali: Alhamdulillah ya Allah, aku gak nyangka Yat bisa dapat juara satu.
Dayat: Syukurlah Yat. Pepatah itu memang benar, siapa-siapa yang bersungguh-sungguh akan mendapatkan kemenangan
Ali: Iya Yat
Dayat:Alhamdulillah... Syukurlah Ali. Tapi jangan lupa ya janjinya kemarin apa. Hehe…”
Ali: “Traktiran kan ?”
Dayat: “Lebih dari itu juga gak papa”
Ali: “Hmm… Lian jangan khawatir. Aman kok”
Lian: Benar kan prasangka kita teman-teman, mereka ikut lomba agar dapat hadiah sama uang (Lian dan teman-temannya menghampiri dari belakang)
Teman-teman Lian: Iya Bos, prasangka kita memang selalu benar
Dayat: Dasar makhluk rese. SMS (Susah Melihat orang Senang)
Ali: Udah Yat gak usah didengar

Setting: (Di Kantor Media Mahasiswa, Ali diundang ke tempat penyelenggara acara untuk mengambil hadiah)

Jurnalis UIN: Terimakasih ya Ali atas partisipasinya dalam acara ini. Tetap semangat tuk menyuarakan aspirasi mahasiswa lewat tulisan ya. Dan satu hal terpenting yang harus Ali tahu kami sudah memberikan surat yang Ali tulis ke pihak rektorat. Kata mereka bapak rektor sudah membacanya, beliau sangat terharu saat membaca bait demi bait dan terakhir rektor berjanji akan mengevaluasi ulang penyediaan fasilitas dan pelayanan yang ada di kampus ini. Selain itu, dalam waktu dekat ini gedung belajar yang ada di Fakultas Syariah & Hukum akan ditambah agar dapat menampung seluruh mahasiswanya.
Ali: Terimakasih banyak kak atas perpanjangan tangannya ke pihak rektorat dan saya sangat bersyukur dengan adanya lomba ini, kita bisa mengaspirasikan keluh kesah para mahasiswa
Dayat: Iya kak, saya sebagai teman setia Ali juga tidak lupa mengucapkan ribuan terimakasih
Jurnalis UIN: Iya dek sama-sama

Setting: (Menyorot gedung Fakultas Syariah & Hukum yang sedang dalam proses pembangunan)
Ali: Semenjak surat yang aku tulis dibaca pak rektor, fasilitas kampus sudah mulai diperbaiki dan gedung belajar mulai dibangun dan dibenahi. Inilah kampusku, UIN Suska Riau. Sekarang ia telah menjadi surga bagi setiap mahasiswanya. (Ali tersenyum bangga).





SEKIAN
TERIMAKASIH









Senin, 22 September 2014

Jadwal Kuliah JS Semester 3 2014/2015 (Revisi)

Jadwal Kuliah JS Semester 3 2014/2015 

Hari : Senin
13.00 - 14.40
HUKUM KELUARGA ISLAM ASIA TENGGARA
FASIH 10
ASRIL, SHI, MH



Hari : Selasa
07.00 - 08.30
FIQH MAWARIS
fasih 24
ADE FARIZ FAHRULLAH, M.Ag

08.30
PENGANTAR ILMU POLITIK
FASIH 2
RAHMAN ALWI, M.Ag

14.40 - 16.20
FIQH MUAMALAH
FASIH 28 
MAWARDI MUHAMMAD SHALEH, Dr. H, MA



Hari : Rabu
09.40 - 12.10
FIQH MUNAKAHAT
FASIH 21
JUMNI NELLY, M.Ag
14.40 - 16.20
STUDI HADIST
FASIH 15
RAHMAN ALWI, M.Ag



Hari : Kamis
08.40 - 10.30
FIQH ZAKAT
FASIH 12
ARISMAN, M.Sy 

13.00-14.40
HUKUM ISLAM ASIA TENGGARA
ASRIL, Shi, Mh



Hari : Jumat
13.00 - 14.20
BAHASA ARAB III PB Arab01
TEAM P3B ARAB

14.30 - 16.10
BAHASA INGGRIS III
PB Inggris 01
TEAM P3B INGGRIS



Hari : Sabtu
08.30-09.40
STUDI AL-QUR'AN
FASIH 10
FAHMI WAHYUDI, SHI, MA

Senin, 15 September 2014

TANGGUNG JAWAB SEORANG MAHASISWA

TANGGUNG JAWAB SEORANG MAHASISWA


Apa Kabar Sahabat JS Online?, terkhusus buat teman-teman JS semester 3 yang selalu berusaha memmajukan jurusan kita tercinta ini. Semoga kita dalam keadaan sehat wal'afiat..aamiin....!!!!

Tanggung jawab itu sendiri adalah suatu kesadaran yang harus dilakukan seseorang terhadap apa yang telah dilakukannya, bisa dalam bentuk menggantikan, atau menjaga kebenaran dalam suatu omongan yang telah di lontarkan. Tanggung jawab adalah suatu kewajiban untuk semua mahluk sosial .  Sebagai notabene Mahluk Sosial di muka bumi ini, kita sebagai manusia atau orang yang kedudukannya paling atas di muka bumi dari pada mahluk hidup lainnya. kita mesti mempunyai suatu gagasan untuk mencapai suatu kesempurnaan dalam hidup. 
Sebagai mahluk hidup yang mempunyai suatu tanggung jawab , kita harus selalu memikirkan suatu tindakan yang akan kita lakukan sebelum kita perbuat. manusia mempunyai tuntunan terbesar untuk melakukan tanggung jawab .  Sebagai contoh , kita sebagai mahluk berpendidikan di Nusantara Indonesia, kita harus selalu memikirkan kemana arah masa depan yang akan kita tuju, masa depan itu pun juga harus dengan prinsip dan tanggung jawab. Tanggung Jawab yang harus kita lakukan dalam manusia berpendidikan adalah mempunyai atitude atau sikap yang menonjolkan generasi muda yang berguna dikemudian hari. 
Tujuan tanggung jawab itu adalah untuk melakukan hal yang telah kita perbuat.  Sebagai mahasiswa, tanggung jawab nya adalah selalu belajar untuk menjadikan generasi yang muda yang berguna. tidak hanya dengan belajar tapi dengan mempunyai sikap dan kepribadaian baik. menggunakan kepribadian adalah kunci utama sebagai mahasiswa yang teladan, dan menjadikan kebanggaan setaip manusia bila kita mempunyai nilai dari prestasi dalam kemahasiswaan. 
Dengan mengikuti alur dalam perjalanan pembelajaran adalah suatu tanggung jawab yang harus dilakukan dalam setiap mahasiswa contohnya mengikuti semua kegiatan yang telah dijadwalkan oleh kampus (ikut praktikum, ujian, dan mengerjakan semua tugas in dan out. ) ,  Menurut saya itu saja yang saya ketahui sedikit tentang Tanggung Jawab sebagai mahasiswa. Kesalahan milik manusia. dan kesempurnaan hanya milik ALLAH SWT. jadi bila banyak kesalahan mohon dimaafkan. 
mridzkiwahyu.blogspot.com

Selasa, 26 Agustus 2014

MEMBANGUN MAHASISWA JINAYAH SIYASAH

MEMBANGUN MAHASISWA JINAYAH SIYASAH YANG BERKARAKTER DAN BERDAYA SAING
Oleh : Firas Fissilmi


A. PENDAHULUAN
            Mahasiswa dari waktu ke waktu selalu menggoreskan perubahan. Hal ini bisa kita tilik dalam perjalanan sejarah. Di mana mahasiswa mampu memainkan peran sebagai entitas masyarakatnya, terlebih sebagai kaum intelektual muda yang memiliki idealitas yang tinggi dibandingkan dengan masyarakat kebanyakan. Dalam lintasan sejarah terjadinya peristiwa 1966 dan 1998 yang merupakan lokomotif perubahan baik dalam pentas lokal maupun nasional, bahkan internasional. Di sini peran mahasiswalah yang mendominasi sehingga terciptanya sebuah struktur sosial politik yang sesuai dengan nilai-nilai fitrah manusia, yaitu adanya kebebasan, pengakuan terhadap persamaan, dan hal-hal lain yang hari ini mayoritas kita memahaminya dengan istilah kehidupan berdemokrasi.    
            Kehidupan berdemokrasi yang tercipta di negeri ini tidak terlepas dari pemahaman para birokrat dan intelektual kita dalam memahami istilah demokrasi. Istilah demokrasi ini menurut Yusuf Qordhowi, salah seorang ulama Timor Tengah, mendefinisikan istilah ini sebagai suatu proses pemilihan yang melibatkan banyak orang untuk mengangkat seseorang (kandidat) yang berhak memimpin dan mengurusi hal-hal yang terkait dengan kehidupan mereka. Menurut beliau, di sinilah letak substansi dari demokrasi yang pada dataran praksisnya melahirkan beberapa sistem seperti adanya pemilihan umum, adanya pertimbangan rakyat, suara mayoritas, multi partai politik, kebebasan pers, dan mengeluarkan pendapat, serta adanya otoritas pengadilan yang independen.
            Dalam konteks UIN, yang secara nyata mengadopsi system demokrasi ini , maka istilah pemilihan pemerintahan yang ada menganut sistrem pemerintahan presidentil yang memiliki struktur tingkatan dari presiden universitas samapai dengan presiden di tingkatan jurusan, yang memiliki fungsi management dfalam pemerintahan mahasiswa yang bersifat maslahat dalam menggapai orientasi pendidikan di lingkungan perguruan tinggi.


B. Kondisi Umum Mahasiswa Jurusan JS
            Jurusan jinayah siyasah Fakultas Syariah UIN Sunan Kalijaga, adalah jurusan yang memiliki jumlah yang relative lebih banyak dari jurusan lainnya di fakultas syariah, maka hal yang sangat penting diperhatikan dalam pengembangan adalah:
Mahasiswa Jurusan jinayah siyasah adalah asset sumber daya manusia yang memiliki potensi yang besar dalam banyak hal, seperti kemampuan berfikir dan bergerak dalam fungsi mahasiswa, hal tersebut karena ditinjau dari mekanisme proses masuk ke jurusan tersebut yang relative memiliki standar dalam kelulusan.
Mahasiswa Jurusan jinayah siyasah yang merupakan sebagai generasi muda calon tenaga pendidikan Islam, adalah memiliki peran yang sangat signifikan dalam rangka pengembangan pola dan system pendidikan Islam kedepan.

C. Peta Politik Mahasiswa JS
            Pada dasarnya ranah politik akan selalu bersentuhan dengan ranah-ranah yang lain dengan tingkat yang relative berbeda, maka unsure politik yang teraplikasi tidak hanya bersentuhan dengan kenegaraan semata, namun bisa menyentuh dalam ranah kampus dan mahasiswa, karena pada dasarnya orientasi politik yang sebenarnya adalah Hirosatu Ad-Diin Wa Ri’ayatu Ad-Dunya yaitu sebagai sarana untuk menjaga system hukum dan agama serta wadah perjuangan dalam rangka memakmurkan kehidupan.
            Peta politik mahasiswa JS yang sementara ini bisa kita lihat bahwa mahasiswa yang memiliki latar belakang pendidikan, latar belakang ideology dan yang lainnya belujmlah di integrasikan secara optimal dalam pemberdayan yang seharuisnya dimotori oleh badan eksekutif mahasiswa, hal tersebut disinyalir karena dalam kurun I periode pemerintahan sekarang ini belumlah mampu mengakomodir minat dan bakat para mahasiswa yang sebenarnya memiliki potensi yang besar.
            Maka hal yang terjadi adalah timbulnya karakter-karakter mahasiswa yang belum sepenuhnya memahami fungsi lembaga eksekutif tersebut, dan yang perlu mendapatkan penekanan adalah revitalisasi fungsi badan eksekutif pada Jurusan jinayah siyasah dengan berusaha mengakomodir kebutuhan mahasiswa sebagai asset yang berpotensi besar.

D. Visi Dan Misi
Visi : Optimalisasi peran mahasiswa dalam kreasi, inovasi, guna terciptanya kondisi kompetitif di kalangan mahasiswa JS sebagai generasi penegak hukum untuk mewujudkan masyarakat madani.
Misi :
Pemberdayaan minat dan bakat mahasiswa dengan membangun lokus-lokus
Menciptakan lingkungan jurusan sebagai ajang penggabungan potensi mahasiswa JS dalam berkreasi.
Mengembangkan jaringan dengan universitas se-indonesia, lembaga peradilan dan Alumni
Menciptakan suasana Islami di lingkungan mahasiswa JS dalam berinteraksi.




E. Gambaran Umum Program kerja 
1.      mengadakan studi banding dengan jurusan jinayah siyasah di universitas lain.
2.      menginisiasi terbentuknya lokus-lokus sebagai sarana peningkatan semangat belajar mahasiswa.
3.      meningkatkan jaringan kepada alumni jinayah siyasah dan universitas-universitas se-Indonesia.
4.      Mengoptimalkan kerjasama dengan lembaga-lembaga peradilan guna menciptakan mahasiswa jurusan jinayah siyasah yang kompeten dan kompetitif.
5.      Menjaring aspirasi mahasiswa jinayah siyasah dengan sering melibatkannya dalam kegiatan BEM.

F. Penutup
            Dalam konteks kehidupan bernegara seperti Indonesia ini, sistem demokrasi sudah teraplikasi semenjak awal negeri ini didirikan. Sehingga mayoritas kita tidak asing dengan istilah ini. Hanya saja masing-masing kita tidak jarang memiliki pemahaman yang berbeda, sehingga dalam tataran riilnya tidak jarang istilah-istilah ini melahirkan sikap yang berbeda pula yang merupakan imbas dari pemahaman masing-masing pribadi dalam suatu masyarakat. Tercatat beberapa istilah demokrasi yang digunakan dalam negara Indonesia ini dengan corak yang beragam. Seperti istilah demokrasi terpimpin, demokrasi di masa orde baru, orde reformasi, dan orde pemerintahan saat ini, yang mungkin kalau kita telaah lebih dalam akan terdapat perbedaan-perbedaan di masing-masingnya.
            Demokratisasi yang dianut dalam versi lembaga Mahasiswa UIN selama ini yang terjadi adalah dipandang masih perlu diambil kebijkan yang berorientasi pada penguatan dan aplikasi fungsi demokrasi itu sendiri, maka dengan dilaksanakan PEMILWA tahun ini semoga kitas memilki komitmen bersama untuk mengadakan perubahan dari fungsi yang belum optimal menuju fungsi Eksekutif yang lebih baik lagi dari tahun kemarin.(catatan-purnomo.blogspot.com)