_Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1437 Hijriah_

_Asslamu 'alaikum_ Apa kabar ikhwan & akhwat semua...??? Kabar Baik kan ? Alhamdulillah.... Sahabat ingin karya & tulisannya ditampilkan di situs HTN Online ini ???, Silahkan kirim karya asli sahabat ke email: mustopakamalbatubara@gmail.com atau kirim ke facebook: Mustopa Kamal Btr. Setelah sahabat kirim, silahkan konfirmasi ke 0877 6751 7060. Ditunggu ya...!!!! _AKU MAHASISWA_ _ AKU BERKARYA_ _AKU ADA_

Selasa, 13 Oktober 2015

Surat Kecil untuk Bunda (Terbit di Riau Pos Edisi 20 September 2015)



Surat Kecil untuk Bunda
Oleh: Mustopa Kamal Btr
(Mahasiswa HTN, UIN Suska Riau)


Gadis berambut panjang itu sedang merenung di sudut malam. Di dalam kamar kos, ia teringat kampung halamannya. Ia terngiang kasih sayang keluarganya. Ia terbayang masakan bundanya. Ia merasa baru saja kemarin sore bercanda dengan keluarga kecilnya di kampung, namun sekarang ia sudah berada di kota Pekanbaru untuk merajut sebuah cita-cita.
Wardah, demikian nama panggilannya. Beberapa hari ini ia terlihat murung. Rasa rindu yang sedang menghantui batinnya semakin membuncah karena gadis yang baru resmi jadi mahasiswa ini sebelumnya tidaklah pernah jauh dari keluarga.
“Wardah kenapa ?” ujar Nur, kakak kosnya.
“Wardah teringat sama bunda di kampung kak”
“O. Kangen itu hal yang wajar, apalagi Wardah baru saja jadi mahasiswa. Yang penting Wardah jangan lupa berdoa untuk orangtua agar diberikan kesehatan dan umur panjang. Wardah harus percaya, suatu saat nanti kita akan berkumpul lagi dengan keluarga di kampung”
“Iya kak”
“Kakak tidur duluan ya”
Wardah belum bisa tidur. Siluet keluarga masih tergambar jelas dalam benaknya, terlebih-lebih seorang bunda yang selalu siap berkorban disaat ia sedang membutuhkan. Gadis nan jelita itu mengambil secarik kertas. Ia tuangkan semua hasrat hati yang sedang menghantui pikirannya.

Pekanbaru, 15 September 2015
Kepada yang tercinta,
Bunda di kampung halaman.

Assalaamu ‘Alaikum Wr. Wb.....

Apa kabar bunda di sana ?. Wardah mendoakan semoga bunda senantiasa diberi kesehatan oleh Allah, agar suatu saat nanti bunda bisa melihat putri bunda ini memakai toga ketika wisuda. Wardah goreskan pena di lembaran putih nan mungil ini dengan diselimuti rasa rindu. Tahukah bunda, surat kecil ini Wardah tulis dengan tinta linangan air mata, karena mengingat kesalahan yang pernah Wardah perbuat dulu selama di kampung.

Bunda
Engkaulah satu-satunya wanita yang mencintaiku tanpa syarat, yang selalu setia menjaga dan menuntunku setiap saat. Semua pengorbanan yang telah bunda berikan takkan hilang ditelan zaman. Kasih sayang yang telah bunda persembahkan akan terlukis indah di langit biru. Bunda, walaupun saat ini kita sedang dipisahkan oleh jarak dan waktu namun kasih sayang dan doa yang bunda panjatkan, selalu Wardah rasakan di setiap getaran nafas ini.
.
Bundaku sayang
Sembilan bulan engkau mengandungku, di dalam lautan rahim kasih sayang. Rasa sakit bunda tanggungkan, rasa perih bunda tahankan, asalkan anakmu ini bisa menatap indahnya dunia. Bunda pertaruhkan nyawa disaat melahirkanku, bunda pasrahkan diri terhadap takdir yang kuasa. Bunda sambut aku dengan senyum manis ketika baru pertama kali hadir ke dunia, tapi senyum manis itu Wardah balas dengan tangisan yang sangat memekakkan telinga, betapa egoisnya putrimu yang tidak tahu diri ini bunda.
Si kecil nan imut perlahan-lahan tumbuh menjadi anak nan lugu, bermain-main di halaman rumah penuh keceriaan tanpa sedikitpun merasakan beban hidup yang sedang bunda pikul. Senyum indah selalu terpancar dari sudut pipi ketika Wardah tumbuh menjadi seorang remaja. Si remaja ini terkadang sudah tidak tahu terima kasih lagi karena sering menyusahkan sang bunda bahkan sering melawan jika keinginannya tidak dituruti. Kini Wardah sudah dewasa bunda, Wardah telah menyadari akan arti dari sebuah kehidupan ini, sekarang juga Wardah sudah tahu tentang beban hidup yang selama ini bunda tanggungkan.
Bunda maafkan kesalahan Wardah selama ini. Dulu Wardah sering tidak menghiraukan nasehat bunda. Sering membuat risau hati bunda. Sering tidak minta izin ketika Wardah bermain ke rumah teman. Sering melawan jika keinginan Wardah yang terlalu berlebihan tidak dituruti, bahkan sering meninggalkan bunda ketika sakit, demi acara yang tidak jelas yang sebenarnya bisa wardah tinggalakan. Mungkin Wardah adalah anak yang tidak tahu diri pada saat itu karena tidak bisa menemani bunda seutuhnya. Sekali lagi maafkan putrimu yang nakal ini bunda.
Bunda, semua kenangan indah dulu masih terngiang jelas di benak Wardah. Saat adzan berkumandang, bunda selalu menuntun wardah tuk tunaikan kewajiban kepada tuhan. Saat gelap menyapa senja, bunda ajari Wardah membaca kalam Ilahi. Saat malam semakin kelam, bunda selalu bersedia mendengarkan semua keluh-kesah Wardah. Bunda, semua kenangan manis itu terasa baru saja berlalu dan masih tampak nyata dalam bingkai rinduku. Wardah percaya bunda juga tidak akan melupakan kenangan itu.

Bundaku sayang
Sekarang Wardah perlahan bisa berdiri tegar seperti yang telah bunda ajarkan dulu, namun hati ini tetap rapuh jika Wardah mengingat semua pengorbanan bunda selama ini. Bunda, maafkan anakmu ini jika kadang Wardah lupa menanyakan kabar bunda dan maafkan Wardah jika saat ini belum bisa kembali ke pelukan bunda karena kaki ini masih terus melangkah tuk meraih asa dan mengejar cita-cita.
Melalui surat kecil ini, ananda ingin mengucapkan ribuan terimakasih kepada bunda. Terima kasih atas cinta bunda yang begitu tulus. Terima kasih atas kasih sayang bunda yang melebihi dari lembutnya sutera. Terima kasih atas segala pengorbanan dan perjuangan bunda dalam membesarkan Wardah. Andai seluruh dunia berada dalam genggamanku, akan Wardah persembahkan seluruh isinya untuk bunda, ingin Wardah tumpahkan semua airmata ini dan bersimpuh di bawah kaki bunda.

Bundaku sayang
Entah harus bagaimana Wardah membalas semua jasa-jasa yang telah bunda berikan. Wardah tidaklah mempunyai nyawa yang kuat seperti saat bunda melahirkanku ke dunia ini. Hanyalah untai doa yang bisa Wardah panjatkan kepada Allah semoga bunda diberikan kebahagiaan dunia dan akhirat. Semoga dengan untaian kata yang Wardah tulis dalam surat kecil ini, dapat mengobati rasa rindu kita semua.
Terakhir terucap salam rindu dari Wardah yang sedang melayari samudera ilmu di kota bertuah. Semoga bunda selalu dalam lindungan Allah dan diberikan kekuatan oleh-Nya, agar suatu hari nanti kita bisa bertemu dalam kisah kebahagiaan hidup di dunia.

Anakmu tercinta.
Siti Wardah

Gadis itu terlihat memberi amplop kepada seorang lelaki yang sedang berdiri di samping bus berwarna biru tua. Amplop yang berisikan surat itu Wardah titipkan dengan perasaan terharu. Ia berharap, surat kecil yang ia tulis itu bisa sampai secepatnya ke tangan sang bunda.
“Alamatnya di dusun satu desa Bange Pak. Pas di samping rumah saudagar besar itu Pak” ujar Wardah kepada sang sopir bus.
“Baik Dek. Akan saya usahakan sampai secepat mungkin” jawab sang sopir memegang amanah.
“Terimakasih banyak Pak”
Perempuan paruhbaya itu menitikkan airmata ketika membaca surat yang dikirimkan putrinya. Ia terharu membacanya. Ia merasa iba melihat jantung hatinya itu hidup sebatang kara di rantau orang. Ia hanya bisa diam seribu bahasa.
“Bunda kenapa ?” tiba-tiba Evi, putri bungsunya menghampiri.
“Ini ada surat dari kakakmu, Wardah”
“Emang kak Wardah kenapa bunda ?”
“Kak Wardah katanya kangen”
“O. Evi juga kangen sama kakak”
Gadis itu merasa lega setelah membaca balasan surat bundanya dari kampung. Semangat hidupnya kembali pulih. Ia seolah baru saja sembuh setelah sekian lama jatuh sakit. Ia semakin gigih tuk belajar. Ia semakin kuat tuk meraih impian besarnya agar kelak ia bisa membawa sebongkah kebahagiaan tuk keluarganya di kampung.

Mahasiswa Hukum Tata Negara UIN Suska Sukses Adakan LKMB



 Mahasiswa Hukum Tata Negara UIN Suska Sukses Adakan LKMB


HTN Online – Pekanbaru. Himpunan Mahasiswa Jurusan Hukum Tata Negara (HMJ HTN) Fakultas Syariah dan Hukum UIN Suska Riau sukses adakan Latihan Kepemimpinan Mahasiswa Baru (LKMB) tahun Akademik 2015 di bumi perkemahan Gema kabupaten Kuantan Singingi.

Acara yang digelar selama tiga hari berturut-turut ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Jurusan HTN, Rahman Alwi. Selain berkemah, acara ini juga diisi dengan orasi, motivasi dan games. Dengan menghadirkan para pemateri yang berpengalaman, para mahasiswa baru tampak antusias mendengarkan suntikan motivasi pada saat acara berlangsung. “Saya sangat senang dengan acara ini karena bisa menciptakan keakraban antara mahasiswa senior dan junior” ujar seorang peserta.

Acara yang rutin digelar setiap tahun ini ditutup dengan berbagai pertunjukan dan api unggun (11/10/2015). Sebelum berangkat pulang menuju Pekanbaru, para peserta dan panitia LKMB terlihat bersalam-salaman. (Berita: Mustopa Kamal Btr)

Jumat, 05 Desember 2014

PROGRAM KERJA HMJ HTNI, DEPARTEMEN......

DEPARTEMEN HUBUNGAN MAHASISWA, INFORMASI & KOMUNIKASI



KEPALA DEPARTEMEN
Mustopa Kamal
SEKRETARIS
Reynaldi
BENDAHARA
Rosa Destrianti
ANGGOTA
Anton
Jahdul Akbar
Karmoyo

PROGRAM KERJA

 1.      Menjadikan jurusan Hukum Tata Negara Islam (HTNI) sebagai jurusan terdepan dalam penyampaian          informasi di UIN Suska Riau
 2.      Memberitakan dan menginformasikan kegiatan mahasiswa HTNI melalui                                                      www.htni_uinsuska.blogspot.com, www.suarauinsuska.com, www.maknasia.com, facebook, twitter,            google+, Linkendl dan youtube
 3.      Memberikan wadah kepada seluruh mahasiswa HTNI untuk berkarya melalui tulisan (berita, cerpen,            puisi, pengalaman, motivasi)  maupun video dan akan di posting di www.htni.uinsuska.com
 4.      Merencanakan seminar motivasi tentang “Sukses & Eksis Melalui Dunia Maya”
 5.      Membantu proses surat-menyurat HMJ HTNI
 6.      Mewadahi seluruh mahasiswa UIN Suska yang mencari motivator, inspirator dan pemateri seminar               dengan bekerjasama dengan Tuah Makna Trainer Pekanbaru
 7.      Merencanakan study banding atau kunjungan ke media surat kabar, panti asuhan dan departemen                  agama
8.      Bekerjasama dengan departemen lain untuk mendesain mading HTNI

Minggu, 23 November 2014

 Mengungkap Tabir Dibalik Pelantikan HMJ JS, Fakultas Syariah UIN Suska Riau.

  Pelantikan HMJ Jinayah Siyasah 



JSO-UIN Suska Riau. Pelantikan HMJ Jinayah Siyasah (JS) Berjalan dengan lancar, sesuai dengan yang diharapkan semua pihak.Acara yang dilaksanakan di Gedung Rektorat pada Senin, 24 November 2014 ini  dihadiri oleh Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Syariah (BEM FASIH), ketua maupun perwakilan HMJ se-fakultas Syariah,alumni Jinayah Siyasah dan beberapa tamu undangan lainnya.

Tidak ketinggalan wakil dekan II Fakultas Syariah, Muhammad Kastulani,SH. MH. juga turut  hadir sekaligus memberikan bimbingan dan arahan kepada seluruh mahasiswa Jinayah Siyasah. Beliau juga mengatakan bahwa jurusan Jinayah Siyasah sudah sah berganti nama menjadi jurusan Hukum Tata Negara Islam (HTNI).

Sesuai dengan perubahan nama jurusan ini, maka media online yang sedang anda baca saat ini juga resmi berganti nama menjadi Hukum Tata Negara Islam Online (HTNI Online). Diharapkan kepada pembaca setia media online ini agar dapat memakluminya. (MKB, Kepala HMJ HTNI Bidang Informasi & Komunikasi)   

Jumat, 21 November 2014

Pelantikan HMJ Jinayah Siyasah, Senin 24 November di.....

Pelantikan HMJ Jinayah Siyasah 
_Warta JS_


Jinayah Siyasah Online-Himpunan Mahasiwa Jinayah Siyasah UIN Suska Riau akan adakan acara pelantikan HMJ di Gedung rektorat lantai lima pada hari Senin 24 November 2014 ini. Acara ini nanti akan dihadiri seluruh mahasiswa JS, tidak ketinggalan pihak panitia juga mengundang Dekan Fakultas Syariah UIN Suska, Ketua Jurusan Jinayah siyasah, Ketua HMJ se-Fakultas Syariah dan lain sebagainya.
Acara ini diselenggarakan atas kerja sama dari berbagai bidang yang ada di HMJ JS,pihak panitia menghimbau agar seluruh mahasiswa JS dapat hadir tepat waktu pada hari pelaksanaan acara nanti.Acara ini diharapkan berjalan lancar sesuai yang diharapkan panitia penyelenggara dan semua pihak yang turut andil untuk mensukseskannya.(HMJ JS Bidang Informasi & Komunikasi)

Selasa, 04 November 2014

MAHAS!SWA, Antara Cinta & Cita-cita. PILIH MANA?

MAHAS!SWA, Antara Cinta & Cita-cita. PILIH MANA?


Hai-hai sobat JSO, lagi ngapain ne ceritanya, lagi nongkrong ya?
atau.......? sssstttt.....
sebelum dijawab kita bahas ini dulu yuk...!!!

Kata Cinta selalu terdengar di telinga kita dan segala aspek yang ada di dunia ini selalu menyangkut dengan yang namanya Cinta.Mungkin Cinta dapat mengingatkan kita pada seseorang yang memilki arti khusus dalam diri atau hidup kita. Perasaan itu Cinta atau kasih selalu hadir pada semua manusia kita tidak dapat menghindar. Nurani setiap manusia pasti akan mengakui tentang perasaan yang satu itu Cinta atau kasih tapi ada manusia yang mengucapkan tidak mempunyai Cinta atau kasih itu hanya mulut nya saja yang berbicara bukan hatinya.

Cinta lima huruf yang sungguh sangat berati kenapa sangat berati karena cinta selalu beriringan dengan roda waktu yang berputar.Cinta membuat seluruh bumi dan isinya tetap ada cinta kepada sesama mahluk hidup,lingkungan dan segala aspek apaun di dunia ini.
Mungkin kita tak akan ada habisnya membicarakan macam cinta di dunia ini karena dunia ini tercipta karena rasa sayang tuhan yang maha esa,maka sekarang saya akan membahas satu cinta dari berbagi jenis macam cinta di dunia yang saya beri judul yaitu “Antara Dua Pilihan cinta ? Atau Cita-cita?”
Semua orang pasti mencintai dirinya sendiri bohong kalau ada yang bilang dia lebih mencintai orang lain pada dirinya sendiri.Tapi tak di pungkiri banyak kasus di dunia yang mengubur cita-citanya karena cinta . Cita- cita dan Cinta. Dua kata yang menjadi wakil dari kebahagiaan manusia. Dua kata yang menjadi syarat kesempurnaan hidup bila keduanya sanggup teraihkan. Dua kata yang menjadikan hidup seindah pelangi. Dua kata yang dikejar habis- habisan oleh hampir segenap penghuni bumi.
Cinta. 
"Cinta itu luas maknanya namun secara umum dibagi menjadi dua bagian;
-Cinta secara vertikal dan cinta secara horizontal.
-Cinta Vertikal itu cinta kepada allah SWT, cinta dari segala cinta. Sedangkan cinta horizontal adalah cinta terhadap sesama makhluk hidup...hhe

Kasih sayang sesama manusia khususnya cinta terhadap lawan jenis, adalah cinta yang biasanya mewakili arti dari kata cinta itu sendiri. Betapa banyak orang yang rela mengorbankan segalanya demi cinta yang satu ini.

Sedangkan cita- cita. Ialah mimpi, harapan, angan dan khayalan yang ingin dipersembahkan dalam hidup yang fana’ ini. Tak seorangpun didunia ini yang tak memiliki cita- cita. Hidup tanpa cita- cita bagaikan kolek tanpa gula...

Adakalanya seseorang harus mengorbankan cinta untuk sebuah cita- cita yang agung. Tak jarang pula seseorang rela mengubur cita- citanya untuk sebuah cinta. Namun alangkah indahnya jika smua itu bisa teraih seiring sejalan. Meski tak dapat dipungkiri dua kata itu tak kan bisa teraih maksimal bila dikejar dalam satu waktu.

Disadari atau tidak, dalam satu jengkal hidup kita, kita pernah mengorbankan satu diantara dua kata itu untuk meraih kata selainnya. Mungkin sebagian orang lebih memilih untuk meraih cita- cita terlebih dahulu dan menyingkirkan cinta untuk sementara waktu. Setelah cita- cita terengkuh, barulah ia raih cinta itu.

https://www.facebook.com/mustopakamal.batubaraSobat, piLih mANa...??


izzanilna.blogspot